Friday, 31 December 2010

Selamat Tinggal 2010..

Designer : PHD
Software : Photoshop CS2

Wednesday, 29 December 2010

9 Pedang milik nabi Muhamad SAW.

Ini adalah pedang-pedang yang pernah dipakai oleh Nabi Muhammad SAWsemasa hidupnya untuk berdakwah, jumlah total pedang yang pernahdigunakan ada 9 buah.

1. Al Ma’thur

Foto diambil oleh Muhammad Hasan  Muhammad al-Tihami,
Suyuf al-Rasul wa ‘uddah harbi-hi(Cairo: Hijr,  1312/1992).

Juga dikenal sebagai ‘Ma’thur Al-Fijar’ adalah pedang yang dimilikioleh Nabi Muhammad SAW sebelum dia menerima wahyu yang pertama diMekah. Pedang ini diberi oleh ayahnya, dan dibawa waktu hijrah dariMekah ke Medinah sampai akhirnya diberikan bersama-sama denganperalatan perang lain kepada Ali bin Abi Thalib.
Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentukblade dengan panjang 99 cm. Pegangannya terbuat dari emas dengan bentukberupa 2 ular dengan berlapiskan emeralds dan pirus. Dekat denganpegangan itu terdapat Kufic ukiran tulisan Arab berbunyi: ‘Abdallah binAbd al-Mutalib’.



2. Al 'Adb


Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad  al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa ‘uddah harbi-hi(Cairo: Hijr, 1312/1992).

Al-’Adb, nama pedang ini, berarti “memotong” atau “tajam.” Pedang inidikirim ke para sahabat Nabi Muhammad SAW sesaat sebelum Perang Badar.Dia menggunakan pedang ini di Perang Uhud dan pengikut-pengikutnnyamenggunakan pedang ini untuk menunjukkan kesetiaan kepada Nabi MuhammadSAW. Sekarang pedang ini berada di masjid Husain di Kairo Mesir.


3. Dhu  Al Faqar

Foto diambil  oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa ‘uddah  harbi-hi(Cairo: Hijr, 1312/1992).

Dhu Al Faqar adalah sebuah pedang Nabi Muhammad SAW sebagai hasilrampasan pada waktu perang Badr. Dan dilaporkan bahwa Nabi Muhammad SAWmemberikan pedang ini kepada Ali bin Abi Thalib, yang kemudian Alimengembalikannya ketika Perang Uhud dengan bersimbah darah dari tangandan bahunya, dengan membawa Dhu Al Faqar di tangannya.
Banyak sumber mengatakan bahwa pedang ini milik Ali Bin Abi  Thalib dan keluarga. Berbentuk blade dengan dua mata.


4. Al Battar

Foto diambil oleh Muhammad  Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa ‘uddah harbi-hi(Cairo: Hijr,  1312/1992).

Al Battar adalah sebuah pedang Nabi Muhammad SAW sebagai hasilrampasan dari Banu Qaynaqa. Pedang ini disebut sebagai ‘Pedangnya paranabi‘, dan di dalam pedang ini terdapat ukiran tulisan Arab yangberbunyi :
‘Nabi Daud AS, Nabi Sulaiman AS, Nabi Musa AS, Nabi Harun AS, NabiYusuf AS, Nabi Zakaria AS, Nabi Yahya AS, Nabi Isa AS, Nabi Muhammad SAW
Gambar ukiran nama-nama para nabi di dalamnya :

Di dalamnya juga terdapat gambar Nabi Daud AS ketika memotong kepaladari Goliath, orang yang memiliki pedang ini pada awalnya. Di pedangini juga terdapat tulisan yang diidentifikasi sebagai tulisanNabataean.
Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentukblade dengan panjang 101 cm. Dikabarkan bahwa ini adalah pedang yangakan digunakan Nabi Isa AS kelak ketika dia turun ke bumi kembali untukmengalahkan Dajjal.








5. Hatf
Foto diambil oleh Muhammad Hasan  Muhammad al-Tihami,
Suyuf al-Rasul wa ‘uddah harbi-hi(Cairo: Hijr,  1312/1992)
Hatf adalah sebuah pedang Nabi Muhammad SAW sebagai hasil rampasandari Banu Qaynaqa. Dikisahkan bahwa Nabi Daud AS mengambil pedang ‘AlBattar’ dari Goliath sebagai rampasan ketika dia mengalahkan Goliathtersebut pada saat umurnya 20 tahun.
Allah SWT memberi kemampuan kepada Nabi Daud AS untuk ‘bekerja’dengan besi, membuat baju baja, senjata dan alat perang, dan dia jugamembuat senjatanya sendiri. Dan Hatf adalah salah satu buatannya,menyerupai Al Battar tetapi lebih besar dari itu.
Dia menggunakan pedang ini yang kemudian disimpan oleh suku Levita(suku yang menyimpan senjata-senjata barang Israel) dan akhirnya sampaike tangan Nabi Muhammad SAW. Sekarang pedang ini berada di MusemumTopkapi, Istanbul. Berbentuk blade, dengan panjang 112 cm dan lebar 8cm.


6. Al Mikhdham
 
Foto  diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami,
Suyuf al-Rasul wa ‘uddah  harbi-hi(Cairo: Hijr, 1312/1992

Ada yang mengabarkan bahwa pedang ini berasal dari Nabi Muhammad SAWyang kemudian diberikan kepada Ali bin Abi Thalib dan diteruskan keanak-anaknya Ali. Tapi ada kabar lain bahwa pedang ini berasal dari Alibin Abi Thalib sebagai hasil rampasan pada serangan yang dia pimpin diSyria.
Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentukblade dengan panjang 97 cm, dan mempunyai ukiran tulisan Arab yangberbunyi: ‘Zayn al-Din al-Abidin’.


7. Al Rasub
Foto diambil oleh  Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami,
Suyuf al-Rasul wa ‘uddah  harbi-hi(Cairo: Hijr, 1312/1992).

Ada yang mengatakan bahwa pedang ini dijaga di rumah Nabi MuhammadSAW oleh keluarga dan sanak saudaranya seperti layaknya bahtera (Ark)yang disimpan oleh bangsa Israel.
Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentukblade dengan panjang 140 cm, mempunyai bulatan emas yang didalamnyaterdapat ukiran tulisan Arab yang berbunyi: ‘Ja’far al-Sadiq’.

8. Al Qadib

Foto diambil  oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami,
Suyuf al-Rasul wa ‘uddah  harbi-hi(Cairo: Hijr, 1312/1992).

Al-Qadib berbentuk blade tipis sehingga bisa dikatakan mirip dengantongkat. Ini adalah pedang untuk pertahanan ketika bepergian, tetapitidak digunakan untuk peperangan.
Ditulis di  samping pedang berupa ukiran perak yang berbunyi syahadat:
“Tidak ada  Tuhan selain Allah, Muhammad Rasul Allah – Muhammad bin Abdallah bin Abd  al-Mutalib.”
Tidak ada indikasi dalam sumber sejarah bahwa pedang ini telahdigunakan dalam peperangan. Pedang ini berada di rumah Nabi MuhammadSAW dan kemudian hanya digunakan oleh khalifah Fatimid.
Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Panjangnyaadalah 100 cm dan memiliki sarung berupa kulit hewan yang dicelup.

9. Qal’a

Foto diambil oleh  Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami,
Suyuf al-Rasul wa ‘uddah  harbi-hi(Cairo: Hijr, 1312/1992).
Pedang ini dikenal sebagai “Qal’i” atau “Qul’ay.” Nama yang mungkinberhubungan dengan tempat di Syria atau tempat di dekat India Cina.Ulama negara lain bahwa kata “qal’i” merujuk kepada “timah” atau “timahputih” yang di tambang berbagai lokasi.
Pedang ini adalah salah satu dari tiga pedang Nabi Muhammad SAW yangdiperoleh sebagai rampasan dari Bani Qaynaqa. Ada juga yang melaporkanbahwa Nabi Muhammad SAW menemukan pedang ini ketika dia menemukanair Zamzam di Mekah.
Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentukblade dengan panjang 100 cm. Didalamnya terdapat ukiran bahasa Arabberbunyi: “Ini adalah pedang mulia dari rumah Nabi Muhammad SAW, RasulAllah.”
Pedang ini berbeda dari yang lain karena  pedang ini mempunyai desain berbentuk gelombang.

Sumber : Forum Internet

Tuesday, 28 December 2010

Majlis Perkahwinan :Cikgu Puteri Nurul Dalia

Sumber Foto : Cikgu Elly Al-Khared (FB)
Lokasi : Kuala Kangsar, Perak 
Nota : Cikgu Puteri Nurul Dalia, ex-bio teacher (2001-2009)
 Cantik pengantin






 Rakan-rakan setia jauh datang dari Johor




Moga berbahagia & diberkati sehingga ke anak cucu !

Remaja Hebat : Pandangan Dr Faisal Tehrani

 "Saya remaja yang agak awal meletakkan sikap. Masalah remaja kini ialah mereka tidak bersikap. Hal ini dikatakan demikian kerana mereka tidak bersikap dalam hal kemasukan budaya asing, sebagai contoh. Mereka tidak bersikap dalam hal politik negara yang iklimnya tidak menentu kebelakangan ini. Mereka tidak bersikap dalam hal agama yang menuntut kita menerobos masuk wilayah sempit untuk tiba ke samudera yang lebih luas lagi. Mereka tidak bersikap apa-apa pun. Mereka hanya melulu. Bukan meletakkan sikap pada sesuatu isu. Oleh sebab terburu-buru itulah mereka masuk ke jaringan yang rancu. Tanpa sikap, kita tidak dapat menentukan situasi diri kita. Untuk bersikap, seseorang perlu menggali jati dirinya kembali. Hanya dengan bersikap, remaja dapat mengenal letakan dirinya, sama ada di tengah hedonisme melanda ataupun di tengah gelodak pluralisme menduga." 
Faisal Tehrani, Dewan Siswa April 2010.

Latar belakang Dr Faisal Tehrani

Beliau adalah penerima Anugerah Seni Negara 2006 oleh kerajaan Malaysia dan Tokoh Penulis Muda Negeri Melaka 2009 oleh Kerajaan Negeri Melaka. Beliau menulis di majalah Dewan Sastera. Untuk menghubungi Dr Haji Mohd Faizal Musa, sila hubungi asistan: Luqman Hisyam Che Mazlan di chefhisyam@gmail.com.

Faisal Tehrani adalah lulusan Ijazah Sarjana Muda Syariah-Politik dari Universiti Malaya (1998), Ijazah Sarjana Sastera dari Universiti Sains Malaysia (2000), Doktor Falsafah dari Universiti Kebangsaan Malaysia (2010).

Antara novel beliau yang telah diterbitkan, Cinta Hari-hari Rusuhan terbitan Creative Enterprise (2000), ia dicalonkan ke peringkat akhir Hadiah Sastera Perdana Malaysia 2000-2001. Perempuan Politikus Melayu oleh Penerbitan Pemuda (2000). Ia dicalonkan ke peringkat akhir Hadiah Sastera Perdana Malaysia 2000-2001. 1515 oleh Utusan Publications and Distributor (2003). Ia memenangi tempat pertama Hadiah Sastera Utusan Malaysia-Exxon Mobil tahun 2002. Novel ini juga menerima Anugerah Buku Negara tahun 2005 (untuk kategori Buku Umum Fiksyen Bahasa Melayu). 1515 turut dijadikan teks bacaan mahasiswa pengajian Melayu di Universiti Cologne, Jerman. Maaf Dari Sorga, novel pertama dalam pembikinan tetapi hanya diterbitkan pada tahun 2003 oleh Zebra Publications. Rahsia Ummi diterbitkan oleh Zebra Publications 2003. Tunggu Teduh Dulu disirikan di ruangan agama Utusan Malaysia dan tamat pada Disember 2003. Novel ini diterbitkan oleh Penerbitan Se-lain (2004) dan Ameen Publishing (2008). 1511H Kombat oleh Utusan Publications and Distributor (2004). Ia memenangi tempat pertama Hadiah Sastera Utusan Malaysia-Exxon Mobil tahun 2003. Advencer Si Peniup Ney oleh Utusan Publications and Distributor (2004). Ia memenangi tempat pertama Hadiah Sastera Utusan Malaysia-Exxon Mobil tahun 2004. Detektif Indigo oleh Utusan Publications and Distributor (2004). Ia memenangi tempat kedua Hadiah Sastera Utusan Malaysia-Exxon Mobil tahun 2004. Surat-surat Perempuan Johor oleh Yayasan Warisan Johor (2005). Ia memenangi Sayembara Novel Sejarah dan Tradisi Johor 1. Ikan Fugu, Lukisan & Jimson oleh Utusan Publications and Distributor (2007). Ia merupakan sequel kepada Detektif Indigo. Bedar Sukma Bisu oleh Dewan Bahasa dan Pustaka (2007). Ia memenangi Sayembara Jubli Emas DBP kategori novel umum. Bedar Sukma Bisu turut meraih Hadiah Sastera Perdana Malaysia 2006/2007.Manikam Kalbu oleh Dewan Bahasa dan Pustaka (2007). Ia memenangi Sayembara Jubli Emas DBP kategori novel remaja. Di sebuah majlis pada 22 Disember 2009, Manikam Kalbu dianugerahkan pula Anugerah Buku Kebangsaan Malaysia kategori Buku Remaja Fiksyen Terbaik oleh Kementerian Pelajaran Malaysia dan Majlis Buku Kebangsaan Malaysia. Manikam Kalbu turut meraih Hadiah Sastera Perdana Malaysia 2006/2007. Tuhan Manusia oleh Ameen Publishing (2007). Novel kanak-kanak Nama Beta Sultan Alauddin (2007) terbitan Aberdeen World. Detektif Indigo Kembali (2008) terbitan Ameen Publishing. Ia merupakan sambungan kepada Ikan Fugu, Lukisan dan Jimson. Ketupat Cinta di Harian Metro (sejak 13 Januari 2008-5 Ogos 2008) dan diterbitkan kembali oleh Ameen Publishing (2009) sebagai Ketupat Cinta Musim Pertama. Saasatul Ibaad terbitan Aberdeen World (2008). Bahlut terbitan Ameen Publishing (2010).

Dalam bidang drama, karya Faisal Tehrani ialah; Rintih Chicago (memenangi Hadiah Sastera Perdana Malaysia 1996/97). Angin Madinah (memenangi Hadiah Sastera Berunsur Islam anjuran Yayasan Pelajaran Islam Malaysia-DBP dan memenangi Hadiah Sastera Perdana Malaysia 2000-2001). MISI (1999-2000) telah ditaja oleh Dewan Bahasa dan Pustaka untuk di bawa mengelilingi Malaysia, ia dipentaskan di Kota Kinabalu, Kuching dan Pulau Pinang. TiVi ia adaptasi dari novelet Sasterawan Negara Shahnon Ahmad dan diarahkan sendiri dalam tahun 2003 dan didanai di bawah program Teater Kecil oleh bahagian Sastera Kebangsaan Dewan Bahasa dan Pustaka. Monsopiad dan lain-lain Cerita dipentaskan pada 5-7 Disember 2003 di Esplanade Singapura, didanai oleh National Art Council of Singapore. Monsopiad dan lain-lain Cerita dicalonkan untuk Anugerah Cameronian Award 2003 bagi kategori skrip drama Melayu terbaik. Bila Tuhan Berbicara (2007) terbitan Ameen Publishing. Karbala (2008) terbitan Aberdeen World. 2 Jam Sebelum Sultan Alauddin Syahid Diracun dipentaskan pada 25-29 Ogos 2008 di Auditorium Akademi Pengajian Islam UM dan disifatkan oleh majalah Pentas Jilid 3 Bilangan 4 terbitan Istana Budaya sebagai 'pementasan yang monumental'. Pada 13-16 Ogos 2009 bertempat di Wisma ITNM (Institut Terjemahan Negara Malaysia), Faisal Tehrani kembali mengarah sebuah teater keagamaan dengan menampilkan Kopitiam Ghadir. Ia menampilkan "hiburan intelektual" dengan lagu-lagu nyanyian kumpulan nasyid 'Revolusi Pembudayaan Selawat'. KopitiamGhadir diulang pementasannya pada 1-4 Julai 2010.

Kumpulan cerpen Faisal pula ialah, kumpulan cerpen mini diterbitkan di Sasbadi dengan judul Sehari Dalam Perang (1997). Juga kumpulan cerpen mini diterbitkan di Sasbadi dengan judul Safari Gilgit (1997), kumpulan cerpen Underground bersama Azman Husin dalam tahun 2000, kumpulan cerpen 'Lagi-Lagi Underground' dengan Saharil Hasril Sanin tahun 2002. kumpulan cerpen Perempuan Anggerik terbitan DBP pada tahun 2002, kumpulan cerpen ini disenarai pendekkan untuk Hadiah Sastera Perdana Malaysia 2002/2003, kumpulan Cerpen Kekasih Sam Po Bo terbitan Aberdeen World (2006). Dalam tahun 2010 beliau menerbitkan kumpulan cerpen Tiga Kali Seminggu.

Dalam bidang puisi Faisal Tehrani muncul dengan kumpulan puisi beliau yang pertama iaitu Ingin Jadi Nasrallah pada tahun 2010. Ia diterbitkan oleh Ameen Publishing.

Buku panduan penulisan kreatif tulisan beliau ialah 'Karya Nan Indah' (Ameen Publishing 2007).

Mulai tahun 2008, Faisal Tehrani berjinak-jinak dalam dunia filem dengan karya beliau yang pertama 'Pelampau Anti Kebun Binatang'.

Prinsip penulisan beliau ialah - 'Saya menulis bukan sahaja untuk khayalak hari ini tetapi juga untuk khalayak esok'

Produk Laut Mersing : Shopping malam

Tarikh : 28 Disember 2010
Masa : 8.30 malam
Lokasi : Bazaar keropok Mersing
(Sepanjang jalan Tanjung)

Hujan monsun sudah bermula. Sejak awal pagi tadi hujan lebat (dijangka 8 hari) dan ombak melanda bumi Pak Malau ini. Hujan-hujan ni teringat nak makan keropok Mersing yang menjadi ikon pelancongan di sini.


Sejak lebih setahun lepas terdapat semacam persaingan sengit bisnes produk laut di sini. Mungkin berpunca pertambahan saban tahun pelancong ke sini. Bilangan premis meningkat, begitu juga kebanyakannya sudah dinaik taraf premisnya menjadi lebih besar, selesa dan menarik

Menariknya,bazar-bazar ini yang menjadi tumpaun utama pelancong kini sudah dibuka sehingga malam.
Keropok lekor yg siap direbus juga ada dijual dalam saiz besar dan kecil

Segala-gala produk laut ada di sini..juga pencicah-pencicah makanan laut termasuklah untuk rojak & buah
Sehingga malam tak sunyi dengan pengunjung yang akan pulang jauh ke Singapore , JB,KL atau Melaka

Di sepanjang jalan Tanjung hingga ke Pantai Seri Lalang serta Tanjung Genting sentiasa penuh dari pagi sehingga tengah malam. Terdapat gerai dan medan selera terkenal seperti  Medan Selera Tanjung,Warung Pak Senin,Medan selera Seri Lalang (terdapat Restoren D'Pantai [klik untuk cerita],Sally Palace & gerai-gerai karaoke. Juga gelanggang futsal dan juga pasar tani@malam setiap Jumaat & Ahad (pagi)..pembaca boleh rujuk posting-posting lepas pada Label

Jangan lupa berkunjung ke sini. Tak sah ke Mersing jika tidak merasa keunikan perisa dan tektur produk lautnya !!

Monday, 27 December 2010

Salik & Suluk (untuk orang-orang sufi sahaja..)

Panjang lebar penerangan..mengantuk jadinya,tapi nak masukkan juga sini..

 Sumber : Blog sufi

Salik adalah orang yang menjalani latihan kerohanian secara bersuluk. Suluk pula adalah sistem latihan kerohanian yang digunakan bagi tujuan mendekatkan diri kepada Tuhan. Semasa bersuluk seseorang itu mengasingkan diri daripada orang ramai. Bila dia tidak ada bersama orang ramai, maka mereka terselamat daripada gangguan yang mungkin datang daripadanya dan juga dia terselamat daripada gangguan yang mungkin datang daripada mereka. Pengasingan tersebut boleh menyelamatkan ahli suluk itu daripada anasir yang boleh merosakkannya melalui ego dan nafsunya. Dalam pengasingan itu juga dia melatihkan diri bagi memperolehi perkembangan kerohanian. Dia melatihkan diri agar terpisah daripada sifat-sifat yang tercela dan digantikan dengan sifat-sifat yang terpuji. Semasa bersuluk itu amal ibadat seperti bersembahyang, berpuasa, berzikir dan lain-lain dilakukan dengan banyaknya. Dorongan hawa nafsu dikurangkan dengan cara menyedikitkan makanan, tidur dan berkata-kata. Bila kurang berkata-kata hati menjadi tidak lalai dalam mengingati Tuhan.
Orang yang mahu memasuki suluk mestilah mempunyai azam yang kuat. Perkara-perkara yang sering menghalang seseorang daripada memasuki suluk adalah dunia, makhluk, syaitan dan hawa nafsu. Kebanyakan manusia tidak sanggup memisahkan diri buat seketika dengan dunia dan makhluk. Tipu daya syaitan dan kesenangan hawa nafsu berada dengan makhluk. Oleh sebab itu agak sukar bagi kebanyakan orang memisahkan dirinya daripada orang ramai. Jika dia berjaya melepaskan halangan tersebut dia mungkin berhadapan dengan halangan lain semasa bersuluk. Halangan semasa bersuluk adalah tuntutan mencari rezeki, kebimbangan tidak akan menemui apa yang dicari, kemungkinan ditimpa penyakit dan juga masalah keluarga yang berbagai-bagai. Seseorang salik perlu memperkuatkan sifat sabar dan bertawakal jika dia mahu jika dia mahu melepasi rintangan yang menghalangnya meneruskan amalan suluk. Dia juga perlu mengawasi perkara-perkara yang boleh merosakkan pencapaian rohaninya. Perkara-perkara tersebut adalah sifat-sifat takabur, ujub, riak dan samaah. Suasana hati yang ingin diperolehi melalui bersuluk adalah: "Ilahi! Engkau jua maksud dan tujuanku dan keredaan Engkau yang aku cari".

Salik yang berhasrat memperolehi hasil yang baik perlu menjaga sopan santun semasa bersuluk. Perlu yang perlu dijaga adalah:
a) mengikhlaskan kasih kepada Allah s.w.t dan melakukan ibadat semata-mata kerana Allah s.w.t bukan kerana mahukan kasyaf dan keramat.
b) Amal ibadat yang dilakukan hendaklah sesuai dengan peraturan yang ditentukan oleh syariat, tidak boleh mengubahnya sehingga bercanggah dengan syariat.
c) Salik perlu melepaskan ilmu-ilmu yang boleh melalaikannya dan boleh menarik cita-citanya kepada yang selain Allah s.w.t. Ilmu-ilmu seperti ilmu kebal, ilmu pengasih, ilmu menarik harta dari bumi, ilmu yang berkait dengan khadam dan yang seumpamanya hendaklah dilepaskan kerana ilmu yang demikian menutup mata hati.
d) Ketika menjalani amalan suluk fikiran hendaklah dibebaskan daripada memikirkan dan mengangankan sesuatu yang di dalam dunia.
e) Hati hendaklah dipisahkan daripada sifat-sifat yang keji, seperti sifat haiwan, syaitan dan dorongan hawa nafsu.
f) Memenuhkan masa bersuluk dengan kegiatan yang mengingatkan hati kepada Allah s.w.t.

Sebahagian manusia lebih dituntut bergiat dalam kehidupan harian daripada mengasingkan diri. Pertama adalah orang alim yang ilmunya diperlukan bagi menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh orang ramai. Termasuk di dalam ilmu yang diperlukan oleh orang ramai adalah pengajarannya, fatwanya dan karangannya. Orang yang seperti ini penyebaran ilmu merupakan ibadat khusus bagi mereka selepas ibadat fardu. Selepas urusan sembahyang lima waktu, lebih afdal baginya menyebarkan ilmu dan membasmikan kejahilan dalam masyarakat daripada mengasingkan diri dan membenamkan diri ke dalam perkara yang sunat. Golongan kedua adalah pengusaha yang mempunyai kepakaran yang diperlukan oleh orang ramai, seperti doktor, pembuat roti, tukang kayu dan sebagainya. Mereka perlu berkhidmat kepada orang ramai dan memakmurkan bumi ini. Masa lapang mereka perlu diisi dengan ibadat dan membaca al-Quran. Golongan ke tiga adalah pemerintah yang bertugas membawa kebajikan kepada orang ramai. Mereka lebih dituntut menegakkan keadilan di dalam masyarakat dan menyebarkan kesejahteraan hidup daripada mengasingkan diri. Masa lapang mereka perlu diisi dengan ibadat dan pada malamnya diperbanyakkan wirid.

Ada dua jenis manusia, secara sifat semulajadi mereka, sangat cenderung memasuki jalan suluk. Jenis pertama adalah orang yang cenderung untuk menjadi abid atau ahli ibadat. abid tidak mempunyai sebarang pekerjaan kecuali beribadat kepada Allah s.w.t. Golongan ini seolah-olah tidak ada kemahiran untuk melakukan sesuatu yang lain daripada beribadat. Mereka hanya memperolehi manfaat dengan menggunakan masa untuk beribadat. Golongan ini dikuasai oleh suasana hati yang sangat takut meninggalkan ibadat untuk melakukan sesuatu pekerjaan, kerana dia takut tidak akan dapat menyempurnakan kebaktiannya kepada Allah s.w.t. Mereka sangat takutkan dunia kerana mereka melihat kekacauan di dalam dunia menjadi fitnah yang merosakkan hubungan mereka dengan Tuhan. Meninggalkan ibadat membuat mereka merasakan berjauhan dengan Tuhan. Rasa berjauhan dengan Tuhan menjadikan mereka tidak bermaya dan tidak berupaya berbuat apa-apa. Hanya ibadat boleh memberi kekuatan kepada mereka. Mereka seolah-olah tidak ada pilihan kecuali hidup beribadat dalam pengasingan. Jenis kedua dinamakan muwahhid iaitu orang yang terikat sepenuhnya dengan Allah s.w.t. Kecintaan mereka kepada Allah s.w.t sangat kuat menyebabkan hati mereka ‘pecah' dan tidak berupaya lagi mengasihi sesuatu yang selain Allah s.w.t. Kebahagiaan mereka hanyalah bersama-sama Allah s.w.t, tidak ada tempat lagi untuk makhluk. Hati mereka tidak melihat kepada makhluk, oleh itu kehadiran makhluk tidak diperlukan. Orang yang ditakdirkan menjadi salah satu daripada dua golongan tersebut sangat cenderung memasuki jalan suluk sebagai persediaan untuk mereka mencapai kesempurnaan pada jalan abid atau muwahhid.

Selain golongan yang menuju kepada suasana abid dan muwahhid, orang yang cenderung memasuki jalan suluk adalah muta'allim, iaitu orang yang belajar semata-mata kerana Allah s.w.t. Mereka merupakan golongan yang mencari kebenaran. Mereka tidak merasa puas dengan apa yang ditemui pada jalan pembelajaran biasa. Mereka memasuki suluk dengan harapan akan menemui apa yang tidak mereka temui sebelum bersuluk. Mereka percaya kebenaran yang sejati hanya boleh ditemui oleh hati yang suci murni dan cara yang paling baik menyucikan hati adalah dengan bersuluk. Golongan ini memerlukan bimbingan guru tarekat yang arif. Guru hendaklah tahu kedudukan murid dan tahu kadar ilmu yang boleh dibukakan kepada murid berkenaan. Bagi muta'allim (orang yang belajar) yang tidak memasuki jalan suluk, haruslah memberi tumpuan kepada mempelajari ilmu. Menghadiri majlis ilmu lebih utama daripada ibadat sunat dan berzikir yang boleh dilakukan pada masa lapangnya.

Muta'allim yang memasuki suluk lebih terdorong untuk mengalami suasana kerohanian yang diistilahkan sebagai muttakhaliq, iaitu orang yang mengalami perubahan sifat. Ada dua jenis muttakhaliq. Jenis pertama mengalami suasana mereka menjadi alat dan Allah s.w.t Pengguna alat. Mereka melihat perbuatan dan kelakuan mereka berlaku tanpa mereka rancang dan mereka tidak berdaya menahannya. Mereka melihat apa yang terjadi pada mereka terjadi tanpa kehendak mereka sendiri, tanpa usaha, tanpa tadbir dan tanpa ikhtiar memilih. Muttakhaliq jenis kedua pula adalah orang yang melihat Allah s.w.t meletakkan sifat dan bakat pada diri mereka dan mereka menjadi pelaku kepada sifat dan bakat tersebut. Jenis pertama melakukan sesuatu dalam suasana ‘dengan kehendak Allah s.w.t' dan jenis kedua dalam suasana ‘dengan izin Allah s.w.t.'

Ahli suluk, sesudah melalui berbagai-bagai pengalaman kerohanian, kembali semula kepada kesedaran biasa dinamakan mutahaqqiq. Golongan ini kembali kepada jalan kenabian, memegang tugas sebagai khalifah Allah s.w.t yang meneruskan perjuangan Nabi-nabi. Golongan ini kembali kepada kesedaran kemanusiaan bagi membolehkan mereka menguruskan hal-ehwal manusia.

Latihan kerohanian yang dilakukan semasa bersuluk berkemungkinan membawa salik memperolehi kasyaf, iaitu terbuka perkara ghaib kepada pandangan mata hatinya. Kasyaf ada dua jenis, iaitu kasyaf kecil dan kasyaf besar. Kasyaf kecil termasuklah terbukanya pandangan untuk melihat kepada Alam Barzakh, melihat roh orang yang sudah meninggal dunia, melihat syurga dan neraka, melihat makhluk halus dan lain-lain. Kasyaf besar pula adalah terbukanya pandangan hati kepada hakikat sesuatu dan membuka ingatan dan penghayatan kepada Allah s.w.t. Dalam perjalanan kerohanian, kasyaf kecil tidak penting bahkan kasyaf kecil sering menjadi benteng yang menghalang salik meneruskan perjalanannya. Keasyikan menyaksikan perkara ghaib membuat salik berhenti dan menyangkakan dia sudah sampai kepada Yang Haq, sedangkan perjalanannya masih jauh lagi. Apa yang penting adalah kasyaf besar atau terbukanya hakikat sesuatu. Pembukaan tentang hakikat boleh menyelamatkan salik daripada tipu daya syaitan yang bersembunyi di sebalik berbagai-bagai rupa, bentuk dan keadaan. Salik yang dikurniakan kasyaf besar tidak tertipu dengan syaitan walaupun syaitan datang dalam rupa guru yang alim dan warak. Salik juga boleh mengenali malaikat sekalipun malaikat datang tanpa berupa. Rasulullah s.a.w melihat rupa malaikat Jibrail a.s dalam rupanya yang asli hanya dua kali sahaja, tetapi setiap kali Jibrail a.s datang Rasulullah s.a.w mengenalinya, sekalipun Jibrail a.s memakai rupa manusia atau tidak berupa. Kasyaf yang mengenali hakikat inilah sangat penting bagi salik yang berjalan kepada Tuhan. Kasyaf seperti ini diperolehi apabila rohani kembali kepada kesuciannya yang asal. Rohani yang demikian mengenali syaitan walaupun syaitan mengenderai manusia atau suasana dan rohani itu juga mengenali malaikat walaupun malaikat tidak menjelma di hadapannya. Contoh kasyaf besar adalah, apabila seorang salih didatangi oleh seseorang yang menyuruhnya berbuat kejahatan, maka dengan segera orang salih itu berkata: "Pergi kamu syaitan!" Orang salih itu menyedari atau melihat dengan kasyafnya yang orang yang mendatanginya itu sedang digunakan oleh syaitan untuk mengenakan tipu dayanya. Kasyaf yang demikian, walaupun tidak memperlihatkan rupa syaitan yang sebenarnya, tetapi syaitan itu tidak dapat bersembunyi.

Kasyaf membawa salik kepada zauk iaitu mengalami suasana yang berhubung dengan Tuhan. Zauk membawa salik mengalami suasana Hadrat Tuhan. Suasana Hadrat Tuhan yang menguasai salik itu membentuk keperibadiannya.

Bidang zauk sangat luas. Zauk biasanya diperolehi oleh salik yang terus menerus membenamkan dirinya di dalam zikir. Tenaga zikir memberi kekuatan kepada rohaninya untuk menghadap kepada hakikat ketuhanan. Kesan daripada pengalaman menghadap kepada hakikat ketuhanan yang dirasakan oleh hati itulah dinamakan zauk. Misalnya, hati salik berhadap kepada hakikat Tuhan Yang Maha Keras. Dia akan dikuasai oleh perasaan takut kepada Tuhan, takut kerana dosa-dosa yang telah dilakukannya, takut kerana ibadat yang dilakukannya tidak sempurna dan bermacam-macam ketakutan lagi. Pengalaman yang demikian dinamakan pengalaman hakikat dan ia membuatnya mengenali Tuhan Yang Maha Keras atau dia dikatakan memperolehi makrifat tentang Tuhan Yang Maha Keras.

Salik juga mungkin mengalami hakikat kenabian. Mungkin salik mengalami suasana Nabi Adam a. s diciptakan dan diturunkan ke bumi. Salik tersebut dikatakan mengalami Hakikat Adamiyah dan ia membuatnya lebih mengerti tentang kenabian Adam a.s. Pengalaman yang demikian tidak mengubahnya menjadi Nabi Adam a.s atau bersatu dengan beliau a.s. Jika ada penyatuan pun hanyalah dalam zauk atau alam perasaan, bukan penyatuan yang sebenarnya. Hakikat Adamiyah adalah suasana pentadbiran Tuhan yang berhubung dengan kejadian Adam a.s. Ia bukan anasir alam dan bukan berada dalam hati salik yang mengalaminya. Ia adalah suasana yang Tuhan gubah bagi memperkenalkan apa yang Dia mahu kenalkan kepada hati hamba-Nya. Begitu juga dengan pengalaman salik berhubung dengan hakikat Nabi Muhammad s.a.w atau dikenali sebagai Hakikat Muhammadiah. Salik tidak bertukar menjadi Nabi Muhammad s.a.w atau bersatu dengan baginda s.a.w. Salik diberi kesempatan mengenali Nabi Muhammad s.a.w dalam suasana pentadbiran Tuhan atau urusan Tuhan. Apa sahaja yang Tuhan mahu ciptakan telah ada pada sisi-Nya, dalam Ilmu-Nya, termasuklah Nabi Adam a.s dan Nabi Muhammad s.a.w. Tuhan bentukkan misal bagi suasana yang pada sisi-Nya yang melampaui segala misalan, dan misal gubahan Tuhan itu dihantarkan kepada hati salik. Salik yang menetap dalam kehambaan menyaksikan Hakikat Adam, Hakikat Muhammad dan Hakikat Tuhan. Salik yang terbalik pandangannya menjadi orang yang merasakan menjadi Nabi Adam a.s, menjadi Nabi Muhammad s.a.w dan menjadi Tuhan atau pun mereka merasakan suasana penyatuan dengan hakikat-hakikat tersebut. Penyatuan tersebut hanya berlaku dalam bayangan ilmu, bukan penyatuan yang sebenarnya. Apabila salik melepasi peringkat bayangan, dia masuk kepada hal yang sebenar, yang tidak serupa dengan bayangan ilmu itu.

Manusia yang ciptaannya digabungkan unsur rohani dengan unsur jasmani berkemampuan menerima bayangan Tuhan atau menerima sinaran Nur-Nya. Bayangan tetap bayangan. Zat Tuhan Yang Maha Tinggi tetap tinggal diselubungi oleh selimut ghaib yang Mutlak lagi amat perkasa, tidak mungkin diruntuhkan oleh kasyaf yang bagaimana pun. Nur bukanlah Zat, tetapi hanyalah satu ayat, tanda atau bukti tentang Tuhan dan juga satu Hijab daripada sekalian banyak Hijab-hijab ketuhanan, juga satu nama daripada sekian banyaknya nama-nama Tuhan. Kebodohan, ketidak-upayaan mengenal-Nya adalah tabir penutup yang asli dan tidak mungkin tersingkap hakikat Zat Tuhan melainkan pada hari kebangkitan, suasana yang Tuhan berkehendak memperlihatkan Diri-Nya secara nyata. Sebelum itu penyaksian merupakan penglihatan akal dan mata hati atau melihat Nur-Nya.

Dalam fana salik mencapai Wajibul Wujud sifat bukan Wajibul Wujud Zat. Zat Ilahiat melampaui perbatasan Wajibul Wujud, mumkinul wujud atau apa sahaja yang dikaitkan dengan wujud atau tidak wujud. Salik yang mencapai Wajibul Wujud sifat mencapai kedudukan kewalian iaitu dia menjadi alat Allah s.w.t, bukan menjadi Allah s.w.t. Allah s.w.t memperkenalkan Hadrat-Nya melalui sifat dan nilai yang ada dengan manusia. Sifat dan nilai yang ada pada wali-Nya memperkenalkan-Nya dengan lebih berkesan daripada orang lain. Semakin sempurna kewalian seseorang itu semakin menyerlah keupayaan yang dikurniakan Allah s.w.t kepadanya dalam memperkenalkan-Nya sebaik mungkin.

Bakat atau keupayaan memperkenalkan Tuhan yang dikurniakan kepada wali itu dinamakan tajalli Rahmani (kenyataan Tuhan). Wali yang di dalam fana mengucapkan " Ana al-Haq! (Aku adalah Tuhan!)" memperkenalkan sifat Kalam Tuhan. Tuhan yang mengatakan demikian melalui lidah wali-Nya. Wali yang tidak di dalam fana pula mengatakan "Hua al-Haq! (Dia jualah Tuhan!)". Ucapan wali yang di dalam fana dan ucapan wali yang di dalam kesedaran itu membawa maksud yang serupa. Wali yang di dalam fana tidak menjadi Tuhan dan demikian juga wali yang di dalam kesedaran.

Satu jenis tajalli lagi dinamakan tajalli rohani (tajalli roh). Roh yang asli yang mengenal Tuhan dibungkus atau dihijab oleh bakat roh yang mendatang yang padanya terdapat berbagai-bagai sifat buruk yang menghijab Latifah Rabbaniah. Dalam tajalli roh kumpulan atau penyatuan hijab-hijab itulah yang menyata sebagai roh yang memiliki sifat Rabbaniah (ketuhanan). Orang yang mengalami tajalli roh mengatakan juga "Ana al-Haq!" dan pada ucapan tersebut ada pengakuan tentang ketuhanan rohnya. Dia benar-benar merasakan rohnya itulah Tuhan dan dia melihat sekalian makhluk tunduk kepada keagungan, kebesaran dan kemuliaan rohnya. Orang yang mudah terjatuh ke dalam medan tajalli roh ini adalah mereka yang sejak awal perjalanan lagi memang mempercayai dan berpegang kepada fahaman wahdatul wujud dan mereka sengaja mencari penyatuan dengan Tuhan. Segala usaha ditujukan bagi menghapuskan kemanusiaan mereka dan melahirkan ketuhanan diri mereka. Mereka berpegang kepada fahaman bahawa diri mereka, Adam, Muhammad dan Allah s.w.t adalah yang satu (kami berlindung kepada Allah s.w.t daripada iktikad yang sesat itu). Ibadat dan zikir bukan ditujukan kerana mencari keredaan Allah s.w.t sebaliknya digunakan bagi melahirkan kesedaran menurut apa yang telah mereka iktikadkan. Penyatuan Adam, Muhammad, Allah s.w.t dan diri mereka dialami pada makam roh. Sejak mula lagi, walaupun menyebut nama Allah s.w.t tetapi tumpuan dan penghayatan mereka adalah roh. Mereka memulakan sembahyang dengan memukau diri sendiri agar meyakini bahawa perbuatan mereka adalah Perbuatan Tuhan, sifat mereka adalah Sifat Tuhan, wujud mereka adalah Wujud Tuhan dan zat mereka adalah Zat Tuhan. Kalimah "La ilaha illa Llah" yang bermaksud "Tiada Tuhan melainkan Allah" mereka menghayatinya sebagai "La maujud illa Llah " yang bermaksud " Tidak ada yang ada melainkan Allah". Mereka gunakan ucapan orang yang di dalam zauk untuk membentuk kefahaman mereka di dalam sedar. Setelah ditekankan beberapa lama bahawa perbuatan, sifat, wujud dan zat mereka sama dengan Tuhan maka keyakinan yang demikian terpahat dalam jiwa mereka. Bila sampai kepada satu tahap keyakinan hati mereka merasakan sekalian makhluk tunduk kepada ketuhanan mereka. Ketika itu keluarlah dari mulut mereka ucapan " Ana al-Haq!".

Walaupun mengucapkan yang demikian seperti yang diucapkan oleh salik yang di dalam fana namun hati salik yang menerima tajalli Rahmani berbeza daripada hati mulhid yang menerima tajalli roh. Dalam tajalli roh tidak ada fana. Apa yang disangkakan fana di situ adalah pelepasan secara menyeluruh pengakuan kehambaan dan penerimaan secara menyeluruh bahawa rohnya adalah Tuhan atau Tuhan yang menjadi nyawa kepada rohnya. Bila orang ini kembali semula kepada kesedaran, ego diri dan sifat-sifat kebinatangan bertambah kuat menguasai mereka. Mereka menjadi orang yang takabur, berani mempersendakan Tuhan, nabi-nabi dan amalan agama (Ya Allah! Lindungi kami daripada perbuatan sesat itu.) Dari kalangan mereka timbul ungkapan bahawa ilmu Tuhan belum sempurna. Keegoan diri bertambah dan syariat dibuang begitu sahaja. Mereka menyahut seruan azan dengan ucapan meremehkannya. Mereka melihat ibadat yang orang lain lakukan sebagai sia-sia sahaja kerana kononnya orang ramai tidak mengenal Tuhan seperti mereka. Bagi mereka sembahyang yang sebenar adalah menyembah diri sendiri. Mereka inilah kumpulkan yang sesat, menyebarkan kesesatan dengan berselindung di sebalik ajaran tarekat tasauf dan ahli sunnah wal jamaah. Setiap Mukmin yang menjalani tarekat yang benar berkewajipan menghancurkan gerakan kumpulan tarekat yang sesat itu. Jangan terpedaya orang sesat yang boleh mengeluarkan kebolehan yang luar biasa. Mahaguru ajaran sesat, iblis laknatullah, lebih lagi luar biasanya.

Dalam tajalli Rahmani keegoan salik binasa dan dia mencapai fana. Dalam kefanaan sifat kemanusiaannya lenyap bersama-sama kekotoran hatinya. Bila dia sedar semula dia sudah menjadi bersih dan hatinya penuh dengan keikhlasan. Ego tidak kembali kepadanya. Dia sentiasa merendahkan diri kepada Tuhan dan sesama manusia. Dia mematuhi perintah-Nya dan peraturan-Nya dan berjalan di atas muka bumi dengan tawaduk dan takwa.

Seseorang yang ingin menjadi salik sangat perlu melepaskan fahaman wahdatul wujud dan keinginan kepada sesuatu yang selain Allah s.w.t seperti kasyaf, kekeramatan, kewalian, sesuatu ilmu dunia dan lain-lain yang boleh menjadi hijab. Masuklah ke dalam suluk bersama-sama syariat, sebagai hamba Tuhan, yang inginkan makam sebagai hamba Tuhan semata-mata tidak hamba kepada yang selain-Nya, mahu menyembah Tuhan semata-mata, tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu baik yang nyata mahupun yang ghaib, berharap, bergantung dan berhajat kepada-Nya semata-mata, tidak kepada yang lain.

Orang yang baharu memasuki bidang tarekat tasauf gemar memerhatikan martabat nafsu. Mereka sering mengintai-intai diri mereka apakah sudah berada pada martabat nafsu yang tinggi. Jika mereka merasakan terdapat tanda ketinggian nafsu mereka maka mereka akan merasakan kejayaan. Orang salik dan juga orang yang berminat kepada tasauf perlulah sedar bahawa martabat nafsu bukanlah matlamat. Huraian di dalam buku-buku, daerah nafsu-nafsu dinyatakan dengan jelas. Dalam perjalanan yang sebenarnya tidak ada sempadan yang jelas di antara satu daerah nafsu dengan daerah nafsu yang berikutnya. Perubahan sifat nafsu berlaku tanpa disedari, tidak ada isyarat yang mengsahkan yang mereka sudah berpindah kepada daerah nafsu yang lain. Keinginan kepada pertukaran makam nafsu merupakan tipu daya yang halus. Orang yang memasuki suluk perlu membuang kehendak diri sendiri dan tunduk kepada kehendak Tuhan. Jika masih lagi mengintai makam nafsu bermakna kehendak diri masih lagi kuat. Walaupun dia melihat tanda nafsunya sudah ada pada makam yang tinggi, tetapi keinginannya kepada makam nafsu yang tinggi itu menunjukkan kehendaknya masih belum menyerah kepada kehendak Tuhan. Itu bermakna dia belum mencapai makam nafsu yang tinggi itu walaupun dia merasakan sudah mencapainya. Makam-makam nafsu hanyalah panduan di dalam perjalanan, berguna bagi guru yang membimbing muridnya dalam menyusun latihan berperingkat-peringkat.

Permulaan tarekat adalah syariat dan penghabisan tarekat adalah juga syariat. Kebenaran dalam syariat dipermulaan jalan tidak jelas. Setelah sampai di penghujung jalan kebenaran yang dinyatakan oleh syariat menjadi jelas. Pengalaman fana yang paling tinggi dalam nafsu radhiah tidak dapat menandingi satu sembahyang fardu yang dilakukan kerana Allah s.w.t menurut peraturan syariat. Baqa bersama-sama Allah s.w.t di dalam makam nafsu mardhiah tidak dapat menandingi baqa (kekal) di dalam Sunah Rasulullah s.a.w. Kesempurnaan nafsu pada makam kamaliah tidak dapat menandingi kesempurnaan menjalankan perintah Allah s.w.t, terutamanya dalam bidang berdakwah membimbing umat manusia kepada jalan Allah s.w.t. Makam-makam nafsu hanyalah alat atau jalan, bukan matlamat. Zikir yang dilakukan sendirian selama 24 jam tanpa berhenti tidak dapat menandingi zikir yang melibatkan perkataan, perbuatan dan perasaan yang dilakukan dalam masyarakat dan memanfaatkan makhluk Tuhan. Tarekat haruslah dijadikan alat untuk menyempurnakan syariat bukan untuk sesuatu tujuan yang lain.

Salik perlu tahu bahawa latihan kerohanian yang sebenar hanya bermula apabila dia diheret oleh kuasa ghaib dan dia dapat merasakan yang dia diberi bimbingan, tunjuk-ajar serta panduan. Pada masa yang sama dia merasakan jalan menuju Tuhan semakin terang dan rasa kehampiran dengan Tuhan semakin bertambah. Salik perlu sedar bahawa tidak ada satu jalan pun daripada hamba kepada Tuhan. Semua jalan kepada Tuhan adalah dihulurkan daripada Tuhan kepada hamba. Selagi Tuhan tidak menghulurkan jalan selagi itulah hamba tidak menemui jalan kepada-Nya. Latihan kerohanian yang dilakukan oleh salik bertujuan mempersiapkan salik agar bersedia memasuki jalan Tuhan apabila Tuhan membuka jalan tersebut. Sekiranya dia tidak bersedia jalan tersebut akan ditutup kembali. Rasulullah s.a.w berkhalwat di Gua Hiraa sebagai persiapan menerima kedatangan wahyu. Khalwat yang baginda s.a.w lakukan itu tidak berupaya memanggil wahyu turun. Wahyu datang daripada Allah s.w.t, menurut kehendak-Nya namun, Allah s.w.t menghantarkan wahyu setelah baginda s.a.w bersedia dan mampu menerima kedatangan wahyu itu. Begitu juga dengan kedatangan warid. Ia dihantarkan kepada salik yang bersedia menerimanya.

Setelah mengakui tidak ada jalan atau tangga yang boleh dibina oleh hamba untuk mencapai Tuhan maka hamba tidak ada pilihan kecuali bersandar kepada Tuhan dan berserah diri kepada-Nya. Ilmu dan amal hanya mampu membawa salik kepada makam berserah diri kepada Tuhan dengan sepenuh jiwa raga. Makam berserah diri adalah medan di mana dihulurkan jalan atau tangga yang membawa seseorang hamba kepada Tuhan. Penyerahan yang sebenar itu adalah Islam. Hanya Islam sahaja yang menjadi agama yang diredai Allah s.w.t dan kepada orang yang benar-benar Islam sahaja dikurniakan nikmat kehampiran dengan Allah s.w.t Yang Maha Tinggi. Tidak dinamakan Islam tanpa syariat Islam. Oleh sebab itu tarekat yang putus dengan syariat Islam tidak akan menemukan seseorang dengan Allah s.w.t. Islam merupakan satu-satunya jalan bagi seseorang hamba menghampiri Tuhan. Tidak ada jalan lain lagi. Allah s.w.t telah menyatakan perkara ini dengan tegasnya di dalam al-Quran:
 Hari ini Aku sempurnakan agama kamu bagi kamu dan Aku cukupkan atas kamu nikmat-Ku. Dan Aku reda Islam menjadi agama (syariat) kamu. ( Ayat 3 : Surah al-Maa'idah )

Terbaru (2): Restoren Nasi Ayam Uchu..Istimewa !!

Tarikh : 27 Disember 2010
Lokasi : Bandar Baru Tepian Sungai, Mersing(Fasa 2)
Bersebelahan kedai kek (Melayu) dan Marrybrown

Pembukaan restoren yang diusahakan oleh Uchu atau nama sebenarnya Puan Kafsah sudah lama ditunggu. Beliau  amat dikenali di sekitar Mersing dalam  bisnes katering kerana rasanya yang enak serta layanan yang memuaskan.
Di maktab, Uchu telah mendapat tender selama 2 penggal dan kini menumpukan bidang restoren, katering dan tender kantin terbaru di SMK Anjung Batu (atas permintaan guru-guru di sana)
Hidangan nasi ayam di Restoren Nasi Ayam mendapat sambutan hangat terutama waktu 'lunch hour'. Satu pilihan terbaru buat warga Mersing dan maktab.

Restoren ini dibuka sehingga awal malam. Jom mencuba !!

Terbaru ! Restoren Marrybrown Mersing..

Tarikh : 27 Disember 2010
Lokasi : Bandar Baru Tepian Sungai (Fasa 2)

PHD telah memilih ruang parkir belakang yang berhadapan jeti LKIM

Restoren in juga bersebelahan dengan premis baru Kim Wah saloon yang sangat popular tu (utk gunting rambut, dye rambut dll yang dulunya berhampiran TM lama)

Pintu masuk belakang
Cantik, bersih..ada tempat duduk buaian (tiada dlm foto)


Pelbagai menu pilihan yang hebat..fish & chips,nasi ayam MB, Mi kari


Mi kari..rasa yang 'light' dan dihidang kemas dan  bersih  (rm8.90 + air gas)

Seronok bersantai di sini. Boleh memilih tingkap mengadap kuala. 
Dibuka 10am-11pm

Sunday, 26 December 2010

Melaka : Analisis sebenar kejatuhan empayar

Sumber : Forum internet


Teknologi senjata api Melaka lebih tinggi dari yang dimiliki Portugal. Catatan Alfonso sendiri mengesahakan bahawa meriam Melaka sama hebatnya dengan meriam buatan jerman yang ketika itu paling canggih di eropah. Selain meriam, Melaka juga menghasilkan senapang ukuran biasa & luarbiasa. Kapal binaan Melaka pula jauh lebih besar serta kebal terhadap bedilan meriam kapal portugis. Namun melaka masih juga kecundang. Apakah sebabnya ?

Dari kajian mendalam & terperinci yang telah saya jalankan,
punca utama kekalahan Melaka boleh dijelaskan dengan empat faktor utama berikut :

a) Hampir keseluruhan tentera Melaka terdiri dari bangsa asing yang mudah gentar di medan perang.
b) Tentera Melaka memandang rendah penggunaan pakaian kalis peluru/senjata tajam.
c) Tentera laut Melaka tidak sempat menyertai peperangan kerana berpengkalan di Lingga.
d) Meriam canggih dari jerman boleh diimport dengan mudah oleh negara eropah lain termasuk portugal.
.

a) Majoriti anggota tentera darat Melaka dari kaum lemah

Bersandarkan ulasan Alfonso d'Albuquerque sendiri, tentera darat Melaka sememangnya dipenuhi dengan pahlawan jawa. Selebihnya dari parsi dan "coracone" Hakikat ini seterusnya menimbulkan suatu persoalan. Ke mana perginya perwira melayu Melaka ? Memandangkan kerjaya sebagai anggota tentera tidak memberikan pendapatan lumayan, sudah pastilah kaum yang paling handal berlayar & berperang lebih gemar berkhidmat di atas kapal dagang sebagai kelasi atau anggota merin.

Industri perkapalan pada zaman itu sangat menguntungkan dan golongan pemilik kapal di Melaka amat bergantung kepada kehandalan anak kapal mereka untuk mengendalikan dan mempertahankan bahtera masing-masing.Justeru mereka lebih mampu & lebih sanggup mengupah anak jati Melaka yang paling gagah berani dengan gaji lumayan.Beberapa kerat belia melayu yang memilih kerjaya dalam angkatan tentera pula akan terus saja disalurkan ke cabang paling utama angkatan tentera iaitu tentera laut.Maka tinggal lah tentera darat Melaka sebagai tentera kelas kedua yang lemah gemalai. Hanya mengharapkan teknologi senjata api sahaja.

Perlu diingatkan bahawa bukan semua ulasan alfonso dalbuquerque boleh diterima bulat-bulat.Umpamanya, maklumat risikan pihak portugis yang sering memperbesarkan kekuatan musuh mereka. Anggaran tentera Melaka seramai lebih 20,000 hanyalah sekadar pendapat beberapa nahkoda cina sahaja. Manakala dakwaan terdapat 8,000 meriam di Melaka pula cuma diperolehi dari ninachatu dan seorang portugis yang baru dibebaskan dari tawanan Melaka.Tetapi setelah portugis menawan Melaka mereka hanya menemui lebihkurang 3,000 pucuk meriam sahaja. Maka dapatlah disimpulkan bahawa jumlah perajurit Melaka juga jauh lebih sedikit dari yang digembar-gemburkan olah sumber risikan pihak portugis.
'

b) Memandang remeh pakaian kebal

Jelas sekali mentaliti ini dipengaruhi sepenuhnya oleh faktor iklim. Agaknya sesiapa saja di kalangan tentera Melaka yang sanggup menderita kepanasan dengan mengenakan pakaian perisai akan diketawakan tanpa belas kasihan.

Setelah tewas di Melaka, bangsa melayu masih tetap tidak berganjak dari pendirian mereka hinggalah zaman kegemilangan pakaian perisai berakhir di kurun ke-20. Sementara itu ada juga bangsa lain di nusantara yang sanggup memakai baju perisai demi memperolehi apa saja kelebihan darinya. Bangsa yang tak segagah & secanggih melayu seperti bugis umpamanya telah mencatatkan lebih banyak kemenangan berbanding kekalahan menentang tentera negeri melayu hanya kerana kesanggupan mereka menggunakan pakaian perisai. Itu sebabnya negeri-negeri melayu langsung tak pernah heran.

Apa yang menghairankan ialah ada kalanya pihak melayu masih juga mampu menumpaskan musuh berpakaian perisai sepertimana yang berlaku pada tahun 1599 di Phnom Penh, Kemboja. Dalam satu serangan balas, pedagang melayu telah mengepung & seterusnya membunuh kesemua askar dari gabungan sepanyol, portugis & jepun kristian.


c) Pengkalan tentera laut terletak terlalu jauh dari Melaka.

Barangkali untuk mengurangkan kesesakan di pelabuhan Melaka dan mungkin juga bagi mengelakkan anggota tentera laut daripada tertarik menyertai sektor perkapalan swasta.

Peranan anggota merin teramatlah penting. Dan identiti kaum yang mempertahankan sesebuah kapal akan menentukan sama ada ia mudah ditawan atau sebaliknya.Di antara beberapa kapal dagang yang diserang armada Diogo Lopez de Sequieira dalam pelayaran pulang dari Melaka pada tahun 1509, satu darinya berjaya menangkis serangan. Malah menyerang balas pula dan nyaris menguasai sebuah kapal di bawah pimpinan Nuno Godins. Oleh kerana pertembungan ini berlaku hampir dengan Melaka dan memandangkan anak kapal dagang berkenaan lebih agresif dari soldadu portugis, amat sukar dinafikan bahawa kapal dagang tersebut dimiliki dan dipertahankan oleh anak melayu Melaka.Kapal lain yang berjaya ditawan portugis pula boleh dianggap kapal bukan melayu seperti jawa, pegu,cina atau india.Maka seandainya tentera laut Melaka sempat menggempur angkatan portugis sebelum kejatuhan melaka, sudah tentu melaka dapat diselamatkan. Dalam pertarungan satu lawan satu di atas geladak kapal portugis, pakaian kalis peluru perajurit musuh tak akan mampu melindungi mereka dari penangan silat anggota merin melayu Melaka.

Tentera darat Melaka hanya perlu bertahan sehingga ketibaan bantuan dari Lingga tapi sebaliknya, ketika tentera laut Melaka sedang bersiap sedia untuk berangkat, pihak musuh telah pun berjaya menguasai Melaka dan semua kaum bukan melayu yang beragama islam di Melaka telahpun berpaling tadah. Mungkin tentera laut melaka juga bersalah kerana mengambil masa terlalu panjang untuk tiba.

d) Penggunaan meriam canggih dari Jerman oleh pihak Portugis.
Walaupun Melaka hanya mengandungi lebihkurang 100,000 penduduk, mereka sudah mampu hasilkan apa saja persenjataan paling canggih di dunia yang diperlukan sedangkan portugal dengan 2 juta penduduk masih bergantung kepada negara asing untuk membekalkan meriam yang setanding dengan meriam Melaka.
Di awal kurun ke-16 kapal portugis hanya dilengkapi meriam buatan sendiri yang terlalu lemah untuk menembusi dinding kapal melayu. Meriam canggih dari jerman pula terlalu mahal untuk diimpot dalam jumlah yang mencukupi dan biasanya digunakan untuk mebedil musuh di darat sahaja. Kekurangan meriam bermutu tinggi ini menyebabkan tentera portugis terpaksa bersusah payah mengangkut 50 meriam Melaka yang ditawan ke kapal mereka setelah tamat serangan pertama.Tujuannya ialah untuk menggunakan meriam buatan Melaka ini pada serangan kedua. Justru Melaka boleh juga dikatakan telah ditewaskan dengan meriam sendiri selain dari meriam buatan jerman.

Saturday, 25 December 2010

Result PMR 2010 MRSM Mersing...

GPS = 1.10
Semua A = 80 orang

Ranking : 36 buah MRSM

Keseluruhan =23 / 36

BM=25/36
BI =23/36
Math =30/36
Sains Teras = 25/36
Sejarah = 22/36
Geografi= 6/36
Pengetahuan Agama Islam= 30/36
Kemahiran Hidup = 21/36

Friday, 24 December 2010

Kuantan : Awal Malam di Teluk Cempedak..

 Masa : 6.45 - 7.40 pm

Selesai meononton Harry Potter sempat juga ke TC . Tiba di sana sudah memasuki Maghrib. Suasana malam di sini mungkin yang paling happening di antara semua pantai-pantai popular di Semenanjung
Terdapat satu dataran yang luas (tanpa parkir kereta) dan pelbagai jenis gerai termasuk Mc D dan KFC. Menikmati makanan dengan suasana indah cahaya lampu dan angin pantai mungkin suasana terbaik untuk bersantai di luar pada waktu malam.
 Terdapai gerai-gerai ala pasar malam tetapi teratur dan kemas. Pelukis-pelukis jalanan juga menunjukkan bakatnya di sini.
 Walaupun  sudah malam sinaran lampu spot yang amat terang (dan banyak bilangannya membolehkan pengunjung-pengunjung yang datang lewat masih boleh bermain di pasir dan di gigi air. Menariknya,ombak di pantai ini sentiasa kuat mungkin kedudukan yang agak terbuka tanpa pulau-pulau di sekitarnya. Kesan pasang surut laut juga tidak ketara di sini.
Di sebelah kiri pantai (foto di bawah) adalah kawasan-kawasan berbatu yang cantik. Terdapat laluan pejalan kaki berupa tangga dan jambatan-jambatan kecil ke teluk bersebelahan (PHD tak pernah ke sana). Terdapat lampu-lampu yang menerangi semua laluan ini.
 Laluan turun ke pantai
 Jaluran pantai yang dipenuhi premis perniagaan yang cantik
 Beberapa dataran yang luas
 Kanak-kanak paling seronok walaupun sudah biasa dengan suasana pantai di Mersing
 Khabarnya TC tak pernah sunyi dari pengunjung..
Tiba masa untuk berkunjung ke rumah saudara-mara di Kuantan sebelum kembali ke Mentakab

Wednesday, 22 December 2010

Kuantan : Pertandingan Peta Minda Terbesar Malaysia !!

Tarikh : 22 Disember 2010
Venue : East Coast Mall, Kuantan





Labels

09' (2) 10th anniversary (1) 13 Mei (1) 2012 (1) 4 strategi kejayaan (1) adab (1) Adiputra (1) aduan pengguna (2) advanced learning (1) AFTL (2) agama (31) Akhir zaman (24) alat menambah tinggi (1) alumni (7) amal jariah (2) amalan 5 S' (1) amali sembelihan (1) amerika bangkrap (1) Anak Mersing (6) anak pintar (1) Ancaman Singapore (3) Ancient Astronauts (2) angkasawan negara (1) Anjakan Paradigma (3) ansara (2) anti-islam (3) Anugerah (2) apple (4) Aqiqah 2009 (1) Ar Rahnu (1) artis (1) asal-usul (9) Asas Tenaga dan Fokus (4) asrama (1) Atartuk (1) aura minda (2) ayam penyet (1) bahaya (1) balik kampung (6) bandar Mersing (9) banjir (5) banjir 2011 (1) banjir 2012 (2) banjir temerloh 2011 (2) batch 2010 (1) bencana (5) bengkel (1) ber (1) berbuka puasa (2) berita (16) berita bersara (3) berita Mersing (181) bersara (3) Bersih 2.0. politik (5) Bersih 3.0 (1) bina laman web (21) bio text (2) Bisi jual manok tuai (1) bisnes mersing (14) blog mybio A+ (1) blogger (2) boikot Dap (1) boikot Israel (2) Borang Kemasukan ke MRSM (3) brainstorming (1) buah pukul mersing (6) buat banner (8) buat web (2) budak hilang (1) Budaya Ilmu lemah (2) buddha (1) buggati (1) bukti cinta kpd nabi muhd (4) Buku (4) Buku Teks (1) butik mersing (1) BWP/ LDP/PRS/BPPSP 09' (5) Cafe Bengawan Solo (1) Cafe Buluh Wangi (2) cahaya (1) cakra (1) cameron highland (1) Cameron Highlands (17) cara berfikir (14) carnival (1) celik IT (23) cendol Talib (1) ceramah insuran (2) CERN (3) cerun masjid runtuh (1) cetusan minda (42) Chakra Healing (2) chicken chop (1) China (2) cikgu kahwin 2010 (4) cikgu kahwin 2012 (3) cikguiti.com. (1) cinta universal (1) Colour vibration teraphy (2) Cool Blog Mersing (1) Cornell system (1) cuti 2010 (6) cuti 2011 (36) cuti 2012 (21) cuti orang Mersing (35) cuti-cuti mersing (66) cvt (3) daging kalimah (1) dajjal (2) darul aitam (1) demo anti-ppsmi (2) Derma Gaza Kagum (1) derma maahad tahfiz mersing (3) DiGi WWWOW (1) dinar (5) doa pengasih (1) e-cover (1) ebook (4) ebook cover (2) ecover (1) education (1) EFT (2) Einstein (3) ekonomi (11) elit (1) emas (8) Endau (2) English camp (2) EQ (1) Esplanade Temerloh (4) ESQ (1) ex-BP82' (6) ex-homeroom (8) ex-student (17) ex-student kahwin (5) ex-teacher (10) Exam (3) exora (1) facebook (6) fatwa merokok (2) filem (1) filosofi (1) fitnah (2) fizik kuantum (1) formula ajaib (3) Forum (1) Foto guru 2009 (2) foto guru 2010 (1) foto raya 2010 (1) freemason (1) future mersing (3) future phenomewnon (1) gadget (6) gajet (3) gathering (2) gempa bumi (1) Golden Sisters Enterprise (1) Google Translate (2) Graduasi 2008 (1) graduasi 2010 (2) graduasi 2011 (1) Group Anak Mersing (1) gulai patin tempoyak (5) Gunug Qaf (1) Gunung Arong (1) guru baru (2) guru dan staf berpindah (2) guruku (3) H1N1 (2) H1N1 di MRSM Mersing (1) HAARP (1) Hadiah Nobel (1) Haffa Izzah (4) haji (1) halal (1) handphone (1) Hang Tuah (2) Hari Akademik (2) Hari Akademik 2009 (1) hari akhirat (1) hari anugerah (2) Hari Anugerah 09' (1) Hari Anugerah 2012 (1) hari bumi (2) hari bumi 2010 (1) Hari bumi 2012 (1) Hari Graduasi 2009 (1) Hari guru (4) Hari Guru 09' (1) Hari Guru 2012 (1) hari guru sejagat (1) Hari Inovasi 2011 (1) hari keluarga (3) hari keluarga 2008 (1) hari Keluarga 2009 (1) Hari Keluarga 2012 (1) Hari Koperasi 09' (1) hari Koperasi 2010 (1) hari kualiti 09 (1) hari malaysia (1) Hari Pendaftaran (1) Hari Pendaftaran 2009 (1) hari Q (1) hari raya 09 (2) Hari Raya 2012 (2) HEP (1) hi tech (34) hi-tech (34) hiburan (1) high alert (3) higher order thinking (69) higher self (53) Homeroom (9) Homestay (1) hospital mersing (1) Hotel Seri Malaysia (2) hujung dunia (2) hujung tahun (1) humour (11) humuor (1) hypnosis (1) IGCSE (1) ikan patin (14) ikan tilapia (2) ikhlas (1) iktibar (153) Ilmu vs Pemahaman vs Pegangan (1) ILP (6) imej (2) Indigo (1) Info (20) infrared (1) iPad (1) iran (1) islam (18) Israk dan mikraj (1) isteri (2) IT (6) Jadual Bas Mersing (1) Jadual YPM (1) Jakim (2) Jalan baru (4) Jambori Pengakap 2011 (4) jamuan 2011 (1) jamuan akhir tahun (2) Jamuan Anugerah Pengetua (5) Jamuan Anugerah Pengetua 2011 (2) Jamuan Anugerah Pengetua 2012 (1) Jamuan jabatan sains (2) jamuan raya (1) Jamuan SPM 2008 (1) JB catering (1) jejak kejayaan (6) jenaka (4) jenayah (1) jeti mersing (1) jodoh (1) Johor Darul Takzim (1) Jurufoto Kahwin Mersing (2) Jurufoto Perkahwinan (2) kad raya (2) KAGUM (2) karier (1) karnival (2) Karnival tg Leman (1) kawin awal (2) keajaiban (8) kebenaran (2) Kedai 1 Malaysia Mersing (1) kedai di Mersing (2) kedai makan Pak Usop (2) kehidupan (3) kejayaan 2011 (1) kejayaan pelajar (1) kejohanan olahraga 2010 (3) kek Mersing (5) Kekejaman Jepun (1) kelab (2) kelab futsal (1) Kelab Khidmat Masyarakat (1) keluarga (1) kem cuti kimia 2009 (2) kem juara spm (1) kem latihan (1) kemahiran belajar (2) kemalangan (1) kemarau (2) Kemasukan ke MRSM (3) kEMASUKAN KE MRSM 2013 (1) kematian (6) kemelesetan ekonomi (3) kemiskinan (1) kempen pelancongan Mersing (1) kemudahan (1) keputusan SPM 2009 (2) keracunan makanan (1) kereta (3) kerja lapangan (1) kerjaya (2) keropok (1) Kesihatan (18) ketuanan Melayu (21) keturah (1) KFC baru Mersing (2) khazanah melayu (3) kiamat (7) Kisah cikgu (5) kisah malam pertama (1) Knight of Templer (1) koleksi soalan (1) komputer (2) Komuniti Mersing (1) kos hidup (1) kreatif (4) kuantum (3) kucing's articles (2) kuda mersing (1) kursus (5) Kursus Online database (1) lagenda (7) lagu (1) lailatul qadr (3) Laman Pendidik Mersing (1) laporan (2) laporan maktab (2) latihan dalam kumpulan 2011 (1) law of attraction (1) lawak (1) Lawatan Benchmarking MRSM Alor Gajah (1) Lebuh raya Sg Koyan-Ringlet (1) Legoland JB (1) lemak babi (2) LOA (1) logo (2) luarbiasa (1) Maahad Tahfiz Al Amin (1) madu (1) main-main minda (5) majalah odyssey (1) Majlis Anugerah (2) Majlis Anugerah 2010 (1) Majlis perpisahan (5) Majlis Restu 09' (1) makan di JB (1) makan di mersing (42) makan di Temerloh (14) makan-makan (35) makananan western (3) makkah masa depan.berita mersing (2) maksiat (2) malam di Mersing (1) MARA KL (1) martial art (3) masa depan Mersing (4) masakan tempoyak (3) Masalah Guru (1) Mat Rempit Merompak (1) Mat Salai (2) mat samurai (1) matawang (2) mati (6) maulidurrasul 2011 (1) meditasi (2) melaka (7) melancong ke Mersing (8) melayu (14) Melayu Merdeka (1) Melayu..Bani Israel yg hilang? (7) Melayu..Bani Israel yg hilang?part3 (1) Melayu..Bani Israel yg hilang?part4 (2) menginap di Mersing (3) mentakab (1) merentas desa 2011 (1) mersing (2) Mersing Laguna (11) Mersing River Front (2) Mersing waterfront (2) Mersing's hotel (6) mersing. Air Papan (1) Mersix (1) Mesyuarat Agung Muafakat 2010 (1) Mesyuarat guru 2008 (1) mi (1) mi bandung (1) Mighty 2009 (1) MIGHTY 2012 (1) Mighty Minds Competition 09' (1) mimpi jumpa Rasulullah saw (1) minda (23) minda separa sedar (5) Minggu Aktiviti (5) Minggu Aktiviti sem2 (1) minyak (4) minyak naik (8) misteri (32) mitos (40) mnasir (1) monsun (6) moral (2) motivasi (9) movies (2) mrsm baru (3) MRSM Mersing (2) MRSM Ulul Albab (2) muhasabah (2) murtad (3) muslim in America (1) NahamPhoto (4) Nasi Kerabu (1) nasi lemak (1) Nasib Melayu (4) negara Islam (3) nostalgia (10) novel online (2) Novel Terbaru (1) obama (1) olimpiad KAS1 (1) online biz (5) p.ramlee (1) pacal votan (1) PAKAR (1) pakar patah (1) pakej pengantin (1) panduan beli kereta (1) Panduan HRMIS (2) Panduan HRMIS 2011 (1) panduan peraturan (4) pantai (2) Pantai Air Papan (1) pantai Mersing (5) Pantai Sri Lalang (1) Pantai Tg Genting (1) pantun (1) Pasar Jumaat Mersing (1) Pasar Karavan (1) pasar lelong (1) pasar malam Brinchang (1) pasar malam Mentakab (1) pasaraya TF Temerloh (4) PBSM (2) pejuang (3) pelaburan (2) pelaburan emas (4) peluang belajar (1) Pemasaran (1) pembedahan batin1 (2) Pemimpin amanah Allah (1) Pencen (1) Pendaftaran PRA (1) pendaftaran taekwondo (5) pendidikan (2) pengajaran (1) pengetua bersara (2) penggodam (1) pengguna (2) pengumuman (7) pengunjung (1) penjajahan minda (1) penjimat minyak (1) penterjemahan (1) penyakit jantung (2) peperiksaan pra percubaan SPM 2011 (4) perang salib (1) perbandingan harga (1) perguruan (1) peristiwa menarik (4) Perjuangan Komunis cuba dihidupkan semula..part 3 (1) Perjuangan Komunis ingin dihidupkan semula di Malaysia (3) perkahwinan guru (4) Perkhemahan (1) Perniagaan (2) perpustakaan (1) persilatan (1) pertahanan (1) Pertandingan (1) Pertandingan Kawad 09' (1) PESADA 2009 (1) Pesta Super 09.. (4) Pesta Layang-layang Air Papan (1) Pesta Type III (4) peta minda (1) petua (5) petua exam (1) petua kejayaan (1) petus (1) photoshop (16) piagam anugerah (1) Piala Dunia 2014 (1) Pilihan Raya BWP (1) Pilihan Raya Kecil (2) Pilihan Raya Umum ke-13 (2) pizza mersing (1) pluralisme (1) PMR 2010 (1) PMR 2011 (3) poligami (1) politik (15) popular (1) Pot Luck (1) PPD Mersing (1) PPSMI (3) produk kesihatan (1) produk laut (3) profile.sejarah (9) Program Bumi Hijau (2) program studi (2) pru 13 (2) pseudoscience (3) puasa (12) punca bala (2) punca tulang patah (1) Pusat Dagangan Mersing (10) pusat tuisyen Mersing (4) Pusat Tuisyen Usaha Waja Bestari (1) Pusat Tuisyen Zamrud (1) puting beliung Mersing (1) qilla's articles (18) R R Mersing (1) rahsia air (3) Rahsia Pintar (2) rahsia solat (3) rahsia umur panjang (6) ramadhan (6) ramadhan 2012 (1) ramalan (8) Rat Race n Rat Trap (1) Rawang Burger Bakar Mersing (1) rawatan alternatif (9) raya 2011 (1) raya open house 2009 (1) re-union ex-bp82' (3) rekod dunia (2) relativiti (1) remaja (1) resipi (1) resort tioman (1) restoran lot 85 (1) result 2010 (2) retro (2) reunion (4) reunion MRSM BP 86' (3) Roket Indonesia (1) rokok (1) roti john (1) ruang iklan percuma (3) Ruby's Kitchen (1) rugi (1) rumah (2) rumah tangga (2) rumahtangga (1) sabun Kasthuri (1) safebox (1) Sains Al Quran (1) Sains Islam (17) sajak (7) sajak hujung dunia (1) sajak Iqbal (5) salasilah (3) Sambutan 10 tahun MRSM Mersing (1) sate teluk iskandar (4) Saudi Yahudi ? (1) science fair 2009 (2) science fair 2010 (1) Science on Wheel 2011 (1) science text (2) sciencefair 2011 (1) secret recipe (1) sedih (1) SEFT (2) Sejarah (44) sejarah mersing (6) sejrah (2) selebriti (1) selesema babi (1) selsema babi (1) Seminar Biologi (3) Seminar Biologi 2012 (1) Seminar Biology (1) seminar biology 2011 (1) Seminar Biology dan Chemistry 2013 (1) seminar biology SPM 2009 (1) seminar Biology spm 2010 (1) Seminar Biology SPM 2011 (4) Seminar di Tg Pengelih (1) seminar pecutan kognitif sains (1) seminar PMR (1) Seminar YPM (1) seni peperiksaan (1) seri malaysia mersing (2) shopping raya (1) Singapura-pura (2) Sir Iqbal (3) Siri Bercakap Dengan Jin (2) SK Sri Mersing (1) skema pmr 2011 (1) skor bio A+ (3) SKT (1) SKT 2011 (1) Smart Learning (3) smartphone (3) spiritual (30) SPM (6) SPM 2010 (1) spm 2011 (6) SPM terbaik 2008 (1) Staf baru (2) staf kahwin 2010 (2) staf kawin 2011 (1) staf wedding (6) star mall mentakab (2) Starex (1) statistik (3) steve jobs (1) stevia (1) study biology (2) sukan 2012 (2) Sukan maktab (3) sumbangan hari graduasi (1) supermind (5) syair islam (3) syiar (1) syiar Islam (67) tablet pc (4) tabung Somalia (1) taekwondo mersing (15) taekwondo mersing grading (6) Takutkah hantu? (5) Takziah (12) Tanah Rata (1) tanda-tanda akhir zaman (4) Tanjung Genting (1) Tanjung Leman (1) Taska Cilik (1) tauladan (1) TBS (1) teknik belajar (3) telefon bimbit (2) teluk cempedak (1) tenaga hayat (3) teori (2) terapi Cinta (2) terapi mimpi (2) test drive (2) The Law of Attraction (1) Theory (1) Tim Pengetua ko-Q (1) tips internet (2) tiramisu mersing (1) Titanic (1) Tracer Study (1) tragedi (1) Tragedi pemikiran Melayu (4) travelog haji (1) tsunami (1) Tuisyen YPM (1) Tun M (6) Tunas Saintis 09' (1) Tunas Saintis 2011 (1) ufo (2) Ujian Amali 2009 (1) ujian UKKM (1) ulamak (2) umat Islam (4) ungku aziz (2) universiti terbaik (3) UPSR 2011 (1) USS Singapore (1) Ustaz Lah (1) ustaz penipu (1) utusan online (1) Wadi Al-Amin (1) waliyullah (5) wanita (2) wanita Korea (1) Warung Bakso (1) Wi Max (1) Wilayah Iskandar (1) Worm Hole (1) yahudi (5) yakjuj makjuj (1) yearly planner 2010 (1) yearly planner 2012 (1) ZPE (2)

Pencegah Penyakit Terhandal

Pencegah Penyakit Terhandal
Klik utk order online

Komuniti Mersing

Blog Pilihan

There was an error in this gadget